ARAHBICARA.COM – BPBD Kabupaten Sukabumi meningkatkan kapasitas petugas penanggulangan bencana melalui pelatihan terpadu yang melibatkan sejumlah instansi, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan tenaga kesehatan RSUD Sekarwangi, BASARNAS Pos SAR Sukabumi, ORARI Lokal Sukabumi, Sukabumi Update, serta unsur internal BPBD.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, menyampaikan bahwa peningkatan kemampuan teknis petugas menjadi prioritas. “Petugas di lapangan adalah garda terdepan. Mereka harus memiliki keterampilan teknis yang teruji, mulai dari penyelamatan korban, komunikasi darurat, hingga pelaporan yang cepat dan akurat. Pelatihan ini adalah investasi keselamatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Materi pertama disampaikan tim RSUD Sekarwangi terkait Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan pertolongan pertama. “Kecepatan dan ketepatan tindakan awal sangat menentukan peluang keselamatan korban. Petugas harus memahami prosedur medis dasar secara benar,” kata perwakilan RSUD Sekarwangi.
BASARNAS Pos SAR Sukabumi kemudian memberikan pembekalan tentang protokol pencarian dan evakuasi korban. ORARI Lokal Sukabumi menekankan pentingnya komunikasi darurat dengan perangkat radio saat jaringan telekomunikasi terganggu. Sementara itu, Sukabumi Update membekali peserta dengan teknik dokumentasi foto dan video di lokasi bencana untuk kebutuhan informasi publik dan pelaporan.
Pada sesi terakhir, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD, Ibnu Muksin, memperkenalkan Sistem Informasi Siaga Tanggap Bencana Sukabumi (SIGAS Sukabumi). Sistem ini memungkinkan petugas kecamatan menginput data kejadian bencana secara langsung dan terintegrasi sebagai sumber informasi resmi.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret BPBD dalam memperkuat kesiapsiagaan berbasis kompetensi dan teknologi. Dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, kesiapan personel dinilai sebagai faktor penentu efektivitas penanganan di lapangan.
BPBD berharap pelatihan ini membuat setiap petugas memiliki standar kemampuan yang sama, mampu bekerja sesuai prosedur, dan berkoordinasi lintas sektor secara optimal.
Reporter:Aris
Redaktur: Rsd

