ARAHBICARA.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan arah kebijakan dan program kerja pendidikan tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Disdikbud Kota Sukabumi, dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Novian Restiadi.
Rapat dihadiri Sekretaris Dinas, empat Kepala Bidang, para kepala sekolah, serta jajaran pegawai Disdikbud. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi antarunit kerja.
Sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari evaluasi Key Performance Indicator (KPI), rencana penetapan dan penyegaran kepala sekolah, hingga penguatan tata kelola organisasi yang bersih dan akuntabel. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pemberantasan korupsi dalam perencanaan dan pelaksanaan RUP.
Selain itu, Disdikbud Kota Sukabumi menetapkan kebijakan pakaian dinas ASN tahun 2026. Aparatur sipil negara, baik PNS maupun PPPK, tetap menggunakan skema warna khaki, putih, dan batik. Ketentuannya meliputi PDH khaki pada Senin dan Selasa, kemeja putih dengan bawahan hitam pada Rabu, serta batik pada Kamis dan Jumat. Pengaturan atribut dan warna hijab juga disesuaikan agar lebih rapi dan seragam.
Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Novian Restiadi, menyampaikan rapat koordinasi ini penting untuk memastikan seluruh program pendidikan berjalan terarah, terukur, dan profesional. “Perencanaan yang matang menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memperkuat kedisiplinan dan integritas aparatur,” katanya.
Rapat koordinasi tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pelaksanaan program pendidikan Kota Sukabumi tahun 2026 agar lebih efektif, transparan, dan berdampak langsung bagi dunia pendidikan.
Reporter: Aris
Redaktur: Rsd

