ARAHBICARA.COM – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, resmi membuka Festival Ekonomi Semesta (FESTA) dalam rangka reaktivasi Pasar Lembursitu dan pengendalian inflasi daerah, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Pasar Lembursitu ini turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sukabumi, Novian Restiadi, bersama jajaran perangkat daerah dan unsur terkait.
FESTA menjadi langkah konkret Pemerintah Kota Sukabumi dalam menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di Pasar Lembursitu.Sebanyak 79 unit kios dan los disiapkan bagi pelaku UMKM sektor ritel dan fesyen. Program ini juga terintegrasi dengan dukungan DKP3, Bulog, serta layanan pembayaran non-tunai guna mempermudah transaksi dan meningkatkan daya tarik pasar.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa reaktivasi pasar bukan sekadar mengisi kios kosong, melainkan membangun kembali pusat ekonomi masyarakat. “Pasar rakyat harus hidup dan menjadi penggerak ekonomi lokal. Pemerintah hadir dengan kebijakan nyata untuk meringankan pelaku usaha,” ujarnya.
Sebagai bentuk stimulus, Pemkot memberikan insentif pembebasan biaya kios bagi pedagang yang terdaftar di Diskumindag. Selain itu, aksesibilitas pasar diperkuat dengan mendorong angkutan umum masuk hingga ke area pasar agar mobilitas pengunjung semakin mudah.
Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Novian Restiadi, yang turut mendampingi Wali Kota, menyampaikan dukungan terhadap penguatan ekonomi daerah melalui sinergi lintas sektor. Menurutnya, stabilitas ekonomi yang terjaga akan berdampak positif terhadap sektor pendidikan dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Pembangunan daerah harus berjalan beriringan, baik sektor ekonomi maupun pendidikan. Ketika ekonomi masyarakat tumbuh, kualitas pendidikan pun akan semakin baik,” ungkapnya.
Pemkot juga memastikan akan menggelar pasar murah Ramadan sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.
Pelaksanaan FESTA turut melibatkan perbankan dan sponsor tanpa membebani APBD murni.
Skema ini sekaligus membuka akses permodalan melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UMKM, guna memperkuat permodalan dan mempercepat pertumbuhan usaha.
Melalui FESTA, Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat ekosistem UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Sukabumi.
Reporter: Aris
Redaktur: Rsd

