ARAHBICARA.COM – Peringatan 100 Tahun atau 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai khidmah, kebersamaan, dan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, menilai satu abad perjalanan NU telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa, khususnya dalam menjaga nilai keislaman yang moderat, menumbuhkan semangat persatuan, serta merawat tradisi keagamaan yang sejuk dan penuh hikmah.

“NU selama satu abad telah menunjukkan bagaimana organisasi keagamaan mampu menjadi penyangga moral bangsa. Nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin yang terus dijaga NU sangat relevan dengan kehidupan masyarakat kita hari ini,” ujar Sri Padmoko, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, peringatan 1 Abad NU bukan hanya seremoni sejarah, tetapi momentum untuk meneladani semangat pengabdian para ulama dan warga nahdliyin dalam membangun peradaban yang berlandaskan akhlak, toleransi, dan kebersamaan.

Sri Padmoko juga menekankan bahwa semangat khidmah yang diwariskan NU selaras dengan semangat pelayanan pemerintah kepada masyarakat, termasuk dalam sektor perikanan yang menjadi bagian penting penopang ekonomi masyarakat pesisir Sukabumi.

“Nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang diajarkan NU sangat sejalan dengan semangat kami dalam membina nelayan, pembudidaya ikan, dan masyarakat pesisir agar semakin mandiri dan sejahtera,” tambahnya.

Ia berharap, di usia satu abad ini, NU terus menjadi penerang umat, penjaga tradisi, sekaligus penguat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.

“Semoga NU senantiasa istiqamah dalam khidmah untuk umat, bangsa, dan peradaban. Dan semangat itu dapat terus menginspirasi kita semua dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih maju dan berkah,” pungkas Sri Padmoko.

Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd