ARAHBICARA.COM – Peringatan Hari Wanita Indonesia yang jatuh pada 9 Maret dimaknai Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi sebagai momentum untuk mengingatkan kembali peran penting perempuan dalam menjaga kesehatan keluarga dan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, menyebut perempuan memiliki posisi kunci dalam membangun keluarga sehat.
“Perempuan bukan hanya berperan sebagai ibu dalam keluarga, tetapi juga sebagai penggerak kesehatan masyarakat. Dari menjaga pola gizi anak, kebersihan lingkungan, hingga memastikan anggota keluarga mendapatkan layanan kesehatan yang baik,” ujar Masykur, Senin (9/3/2026).
Ia menambahkan, banyak program kesehatan daerah yang berjalan berkat keterlibatan aktif perempuan. Mulai dari kegiatan posyandu, edukasi gizi, hingga pencegahan stunting, semuanya melibatkan ibu dan kader perempuan di masyarakat.
“Jika perempuan sehat, berdaya, dan memiliki pengetahuan kesehatan yang baik, maka keluarga juga akan sehat. Dari situlah lahir generasi yang kuat dan mampu bersaing di masa depan,” kata Masykur.
Dalam peringatan Hari Wanita Indonesia tahun ini, Masykur mengajak seluruh perempuan di Sukabumi untuk terus peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga. Ia menyampaikan, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan akan memperkuat program pelayanan kesehatan ibu dan anak, peningkatan gizi, serta edukasi kesehatan reproduksi.
“Perempuan adalah pilar utama keluarga. Ketika perempuan berdaya dan sehat, maka masyarakat pun akan kuat dan pembangunan daerah bisa berjalan lebih baik,” tandasnya.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

