ARAHBICARA.COM – Bappeda Kota Sukabumi menggelar rapat sosialisasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 bersama kecamatan dan kelurahan, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah untuk memperkuat peran wilayah dalam mendorong inovasi demi pelayanan publik yang lebih efektif.

Rapat yang berlangsung di Kota Sukabumi menghadirkan perwakilan kecamatan dan kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Fokus utama sosialisasi IID 2026 adalah meningkatkan pemahaman aparatur wilayah agar mampu mengembangkan inovasi yang berdampak langsung bagi warga.

Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Mohamad Hasan Asari, menyampaikan bahwa inovasi daerah tidak bisa hanya ditopang pemerintah kota, melainkan perlu dukungan aktif dari perangkat wilayah.

“Penguatan inovasi harus dimulai dari level kecamatan dan kelurahan, karena di sanalah pelayanan publik bersentuhan langsung dengan masyarakat. IID menjadi instrumen penting untuk mengukur sekaligus mendorong kinerja inovasi daerah,” jelas Mohamad Hasan Asari.

Ia berharap melalui sosialisasi ini setiap wilayah mampu mengenali potensi, merancang ide, dan menjalankannya secara berkelanjutan.

Sosialisasi IID 2026 dinilai penting agar perangkat daerah memiliki arah yang sama dalam meningkatkan daya saing serta kualitas pelayanan publik di Kota Sukabumi.

Kegiatan berlangsung dengan pemaparan materi, diskusi interaktif, serta berbagi praktik baik antarwilayah. Cara ini diharapkan memperkaya perspektif sekaligus mempercepat adopsi inovasi di kecamatan dan kelurahan.

Reporter: Aris
Redaktur: Rsd