ARAHBICARA.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi terus berupaya mendorong kemandirian fiskal daerah. Salah satunya melalui kegiatan Diseminasi Petugas Pendataan Potensi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Acara ini digelar di Sukabumi, Selasa (21/7/2026).
Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Bapenda Kabupaten Sukabumi, Hari Ramdani, mengatakan PKB dan BBNKB merupakan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat potensial. Karena itu, dibutuhkan data yang akurat dan selalu diperbarui.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk membekali petugas lapangan dengan teknologi digital terbaru melalui pemanfaatan aplikasi Srikandi Jawara. Dengan sistem ini, pendataan bisa berjalan cepat, efektif, dan terintegrasi,” ujarnya.
Hari menjelaskan, aplikasi Srikandi Jawara atau Sistem Registrasi Identitas Kepemilikan Kendaraan Bermotor Pribadi Jawa Barat menjadi alat penting dalam mendukung kerja petugas. Dengan sistem digital, proses pencatatan kendaraan bermotor lebih mudah, sekaligus mengurangi risiko kesalahan data.
Selain itu, kegiatan diseminasi juga menjadi wadah pembekalan bagi petugas lapangan agar memahami prosedur pendataan sesuai aturan. Peserta mendapatkan penjelasan teknis, simulasi penggunaan aplikasi, serta arahan mengenai strategi pemutakhiran data objek pajak.
Menurut Hari, optimalisasi PAD sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah. Dana yang terkumpul dari pajak kendaraan bermotor akan digunakan untuk membiayai berbagai program pemerintah, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga kegiatan sosial.
Ia menambahkan, Bapenda berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan pajak dengan pendekatan digital. Harapannya, masyarakat bisa merasakan manfaat langsung dari sistem yang lebih cepat dan transparan.
Acara diseminasi ini juga dihadiri perwakilan pemerintah daerah dan sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap upaya Bapenda dalam memperkuat basis fiskal daerah.
Dengan langkah ini, Bapenda Kabupaten Sukabumi berharap PAD bisa terus meningkat, sehingga pembangunan daerah berjalan lebih baik dan masyarakat merasakan hasilnya.
