ARAHBICARA.COM – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi terus berupaya memperkuat sistem pangan daerah di tengah tantangan perubahan iklim dan pertumbuhan penduduk. Langkah ini dilakukan agar ketersediaan pangan tetap stabil, aman, dan berkelanjutan.
Kepala DKP Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, menyampaikan ada lima kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan.
“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan, tetapi juga menyangkut akses, kualitas, hingga keberlanjutan. Semua ini harus berjalan seimbang,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Lima kunci tersebut meliputi:
1. Ketersediaan pangan – produksi lokal harus ditingkatkan agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi secara mandiri.
2. Akses pangan – masyarakat perlu memiliki kemampuan ekonomi dan distribusi yang lancar agar pangan bisa diperoleh secara merata.
3. Pemanfaatan pangan – konsumsi harus beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
4. Stabilitas pangan – harga dan pasokan dijaga agar tidak menimbulkan gejolak.
5. Keberlanjutan sistem pangan – pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara berkelanjutan demi generasi mendatang.
dr. Gatot menambahkan, kolaborasi menjadi hal penting dalam mewujudkan ketahanan pangan. “Tidak bisa berjalan sendiri. Semua pihak harus terlibat agar ketahanan pangan benar-benar terwujud,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Menurutnya, langkah sederhana ini bisa memberi dampak besar bagi ketahanan pangan daerah.
Dengan kerja sama antara pemerintah, petani, pelaku usaha, dan masyarakat, Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu menjadi daerah yang tangguh menghadapi tantangan pangan di masa depan.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

