ARAHBICARA.COM – Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan sosial bagi warga terdampak bencana tanah longsor dan pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung serta Kecamatan Purabaya. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat penanganan dampak bencana.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Bambang Widyantoro, menyampaikan bahwa pendistribusian bantuan merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Bencana ini tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik rumah warga, tetapi juga berdampak pada kondisi sosial dan psikologis masyarakat. Oleh karena itu, Dinas Sosial hadir untuk memastikan kebutuhan dasar para penyintas dapat terpenuhi,” kata Bambang, Kamis (1/1/2026).
Bantuan Difokuskan pada Kebutuhan Mendesak
Bantuan yang disalurkan meliputi beras, makanan siap saji, selimut, kasur lipat, perlengkapan keluarga (family kit), serta kebutuhan khusus bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.
“Bantuan ini disesuaikan dengan hasil asesmen di lapangan. Tim kami terlebih dahulu melakukan pendataan agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar dibutuhkan oleh warga terdampak,” ujarnya.
Sinergi Penanganan Bencana
Wilayah Nyalindung dan Purabaya dikenal rawan bencana, terutama saat curah hujan tinggi. Pergerakan tanah membuat sebagian warga harus mengungsi karena rumah mereka tidak lagi aman ditempati.
Dalam penanganan bencana, Dinas Sosial berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kecamatan dan desa, TAGANA, TNI-Polri, serta relawan sosial.
“Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan berjalan cepat dan terpadu. Mulai dari evakuasi, pendirian tempat pengungsian, hingga pemenuhan logistik,” jelas Bambang.
Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan relawan yang membantu distribusi bantuan di medan sulit.
Perhatian pada Pemulihan Sosial
Selain bantuan darurat, Dinas Sosial menyiapkan dukungan pemulihan sosial (psychosocial support) bagi warga terdampak.
“Trauma akibat bencana sering kali tidak terlihat, tetapi sangat dirasakan. Kami akan berupaya memberikan pendampingan sosial agar warga bisa kembali bangkit dan menjalani aktivitas secara normal,” ungkapnya.
Bambang berharap masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan mengikuti arahan dari pemerintah serta pihak berwenang.
Melalui program Dinsos Peduli, Pemkab Sukabumi berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya saat kondisi darurat.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang merasa sendiri ketika menghadapi bencana. Pemerintah akan terus berupaya memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkas Bambang Widyantoro.
Reporter: Jowel.
Redaktur: Rsd.

