ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Kesehatan ikut memperingati Hari Konvensi CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) yang jatuh setiap 6 Maret. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya menjaga satwa dan tumbuhan yang terancam punah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, H. Masykur Alawi, mengatakan perlindungan terhadap keanekaragaman hayati adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat.
“Melindungi spesies yang terancam punah berarti kita juga menjaga keseimbangan alam untuk generasi mendatang. Lingkungan yang terjaga akan berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat,” ujar Masykur Alawi, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan, konvensi internasional CITES berperan penting dalam mengatur perdagangan spesies liar agar tidak mengancam kelangsungan hidupnya di alam.
Melalui peringatan Hari CITES ini, Dinas Kesehatan berharap masyarakat semakin memahami bahwa kelestarian alam dan kesehatan manusia saling berkaitan dan harus dijaga secara berkelanjutan.
Masykur mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan perburuan maupun perdagangan satwa liar secara ilegal.
“Kesadaran bersama sangat dibutuhkan. Ketika ekosistem terjaga, maka kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat juga akan lebih baik,” tambahnya.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

