ARAHBICARA.COM – Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi melakukan monitoring bantuan ayam petelur dan pemeriksaan kebuntingan (USG) ternak domba di Desa Sukamanah dan Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Minggu (11/1/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan bantuan pemerintah benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh para peternak.

Monitoring dilaksanakan oleh tim Puskeswan Sukalarang sebagai bentuk pendampingan teknis sekaligus evaluasi keberhasilan program bantuan. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, mengatakan kegiatan ini penting untuk menjaga kesehatan ternak dan memastikan manajemen pemeliharaan berjalan baik.

“Melalui monitoring ayam petelur dan USG domba ini, kami ingin mengetahui kondisi kesehatan ternak serta status kebuntingan domba secara pasti,” ujar Asep.

Menurutnya, pemeriksaan kebuntingan dengan metode USG menjadi langkah strategis untuk meningkatkan keberhasilan reproduksi. Dengan data akurat, peternak dapat mengatur pola pemeliharaan dan pakan lebih tepat.

“USG membantu peternak mengetahui sejak dini apakah ternaknya bunting atau tidak. Hal ini penting agar penanganan lanjutan bisa dilakukan dengan tepat sehingga produktivitas meningkat,” jelasnya.

Selain pemeriksaan, kegiatan monitoring juga menjadi sarana edukasi bagi peternak agar lebih memahami pentingnya kesehatan hewan dan manajemen usaha ternak. Asep berharap bantuan pemerintah mampu mendorong kemandirian peternak sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari peternak yang merasa terbantu dengan pendampingan langsung petugas kesehatan hewan di lapangan.

Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd.