ARAHBICARA.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas memaparkan sejumlah capaian selama satu tahun kepemimpinan dalam kegiatan Muhibah Ramadan Tingkat Kabupaten Sukabumi 1447 H di Ponpes Darussyifa Al-Fitroh (Yaspida), Selasa (24/2/2026).
Kegiatan yang turut dihadiri sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, forkopimda, serta para kepala perangkat daerah itu Bupati menyampaikan salah satu capaian yang disampaikan adalah penurunan angka kemiskinan.
“Berdasarkan data BPS tahun 2025, persentase penduduk miskin berhasil kita tekan menjadi 6,41 persen,” katanya.
Bupati menambahkan, pemerintah tidak akan berhenti pada capaian tersebut.
“Kami akan berupaya untuk terus menurunkan angka kemiskinan melalui program pengentasan kemiskinan dan bantuan sosial yang lebih responsif dan tepat sasaran,” ucapnya.
Program bantuan sosial yang sudah berjalan antara lain pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu). Sepanjang 2025, pemerintah berhasil membangun lebih dari 780 unit rumah melalui Program Sakinah.
“Penanganan rutilahu ini merupakan Program Sakinah, rumah sehat, laik, nyaman, aman, dan berkah,” ungkap Bupati.
Selain itu, kegiatan muhibah juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian sembako, bazar murah, hingga hadiah umroh untuk warga.
“Alhamdulillah, tahun ini kami pun dapat memberikan hadiah umroh untuk warga,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga terus menggulirkan program beasiswa bekerja sama dengan Universitas Nusa Putra dan sejumlah kampus lain.
“Kami terus menjalankan program beasiswa untuk meningkatkan SDM masyarakat,” terangnya.
Asep menegaskan, pemerintah akan terus berbenah demi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.
“Meski beberapa capaian telah diraih, kami menyadari masih banyak yang belum tercapai. Kami memohon doa dan dukungan semua pihak agar perjalanan ini diberikan kelancaran dan kekuatan,” tambahnya.
Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi, Boyke Martadinata, menyebut kegiatan muhibah Ramadan rutin digelar setiap tahun untuk memperkuat sinergi antara ulama, umaro, dan umat, sekaligus menyerap aspirasi warga.
“Kegiatan muhibah pun bertujuan hadir langsung mendengar aspirasi masyarakat,” terangnya.
Tahun ini, muhibah akan dilaksanakan di 10 kecamatan, dengan Kadudampit menjadi lokasi perdana. Acara ditutup dengan tausyiah oleh Pimpinan Ponpes Darussyifa Al-Fitroh (Yaspida), KH. E.S Mubarok.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

