ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima Entry Meeting Tim Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran (EVRAN) dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat yang digelar di Pendopo Sukabumi, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kualitas perencanaan dan efektivitas penganggaran daerah selaras dengan arah kebijakan nasional.

Kepala Bapperida Kabupaten Sukabumi, Ir. Toha Wildan Athoilah, menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal proses evaluasi secara terbuka dan komprehensif.

Menurutnya, evaluasi ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan momentum memperkuat kualitas dokumen perencanaan dan konsistensi antara program dan penganggaran.

“Bapperida sebagai leading sector perencanaan tentu menyambut baik evaluasi ini. Kami berkomitmen memastikan sinkronisasi antara RPJMD, RKPD, hingga penganggaran di APBD berjalan selaras, terukur, dan berdampak langsung kepada masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, koordinasi lintas perangkat daerah akan terus diperkuat, khususnya dalam penyediaan data dukung yang akurat dan akuntabel. Evaluasi dari BPKP, kata dia, menjadi cermin untuk melihat sejauh mana efektivitas program prioritas daerah telah berjalan optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Dr. Gatot Sugiharto, menyampaikan kesiapan jajarannya dalam mendukung evaluasi, terutama pada sektor ketahanan pangan yang menjadi salah satu fokus penilaian.

“Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Kami terus mendorong penguatan cadangan pangan, stabilisasi pasokan dan harga, serta pemberdayaan masyarakat melalui program diversifikasi pangan,” jelasnya.

dr. Gatot menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan setiap program yang dijalankan memiliki indikator kinerja yang jelas dan terukur. Ia juga menilai evaluasi ini sebagai peluang untuk meningkatkan efektivitas belanja daerah agar benar-benar memberikan manfaat nyata.

“Kami ingin setiap rupiah anggaran yang dialokasikan dapat memberikan output dan outcome yang jelas, terutama dalam menjaga stabilitas pangan dan mendukung pengentasan kemiskinan,” tambahnya.

Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd