ARAHBICARA.COM – Bappeda Kota Sukabumi menggelar rapat persiapan Readiness Criteria (RC) Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Jangka Menengah Bidang Sanitasi Batch I Tahun Anggaran 2027–2028, Senin (26/1/2026).

Pertemuan berlangsung di Ruang Pertemuan Atas Bappeda Sukabumi dan dipimpin Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Frendy Yuwono. Rapat diikuti jajaran teknis terkait.

Dalam rapat, pemerintah daerah membahas langkah untuk memenuhi syarat administratif, teknis, dan regulasi agar usulan DAK Sanitasi bisa diterima pusat. Fokusnya antara lain klasifikasi daerah Kelas 3, penguatan dokumen perencanaan sanitasi, kesiapan layanan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), serta penerapan konsep sanitasi aman.

Frendy mengatakan, dokumen dan layanan yang lengkap jadi kunci agar usulan diterima. “Readiness Criteria ini jadi tolok ukur kesiapan daerah. Semua dokumen, layanan IPLT, dan aturan harus disiapkan sejak awal,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsep sanitasi aman penting karena berhubungan langsung dengan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. “Sanitasi bukan hanya soal bangunan, tapi juga keberlanjutan layanan dan perlindungan lingkungan,” kata Frendy.

Melalui rapat ini, Bappeda Sukabumi menargetkan usulan DAK Sanitasi 2027–2028 bisa memenuhi seluruh kriteria secara menyeluruh dan berkelanjutan, sehingga mendukung peningkatan layanan sanitasi perkotaan.

Reporter:Aris
Redaktur: Rsd