ARAHBICARA.COM – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Mohamad Hasan Asari, menyampaikan pentingnya penguatan tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah yang akuntabel, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengguna Anggaran (PA) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang digelar Pemerintah Kota Sukabumi di Aula BKPSDM, Selasa (20/1/2026).

Bimtek dibuka Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, dan diikuti pejabat eselon I serta sejumlah narasumber berkompeten di bidang pengadaan barang dan jasa.

Hasan menuturkan, pengadaan barang dan jasa merupakan instrumen strategis untuk mendukung pencapaian target pembangunan daerah. “Pengadaan tidak boleh hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi harus selaras dengan perencanaan pembangunan dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, PA dan KPA dituntut memahami regulasi pengadaan secara utuh serta mampu menerapkannya dengan profesional dan berintegritas. “Kualitas pengadaan akan menentukan kualitas hasil pembangunan. Prinsip tepat mutu, tepat waktu, dan sesuai aturan harus jadi pegangan utama,” kata Hasan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyampaikan bahwa bimtek ini bagian dari komitmen pemerintah daerah memperkuat sistem pengelolaan keuangan yang bersih dan bertanggung jawab. “Di tengah pengawasan publik yang semakin ketat, peningkatan kapasitas aparatur menjadi keharusan. Pengadaan harus dilaksanakan secara efisien, efektif, transparan, dan akuntabel,” ucap Bobby.

Melalui bimtek ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap seluruh peserta mampu meningkatkan pemahaman dan kompetensi dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Tujuannya agar pelayanan publik semakin berkualitas dan birokrasi berjalan profesional.

Reporter: Aris
Redaktur: Rsd