ARAHBICARA.COM – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan persoalan sosial melalui program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah (12 PAS). Hingga kini, program tersebut telah berjalan 24 episode dan menjangkau 155 penerima manfaat dari berbagai kalangan masyarakat.
Program 12 PAS menjadi bentuk kepedulian langsung pemerintah terhadap warga dalam kondisi rentan, khususnya masyarakat terdampak kemiskinan ekstrem, pengangguran, dan stunting.
“Di balik setiap penerima manfaat ada wajah, ada keluarga, dan ada harapan yang harus kita perjuangkan bersama agar kehidupan mereka lebih layak,” ujar Ayep Zaki, Sabtu (24/1/2026).
Ayep menambahkan, kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi tetap menjadi prioritas utama meski dirinya kerap bertugas di luar daerah, termasuk menghadiri agenda kementerian di Jakarta. “Di mana pun saya bertugas, pikiran saya selalu kembali ke masyarakat Kota Sukabumi. Setiap kebijakan yang saya perjuangkan di tingkat pusat tujuannya satu, yaitu mempercepat solusi bagi persoalan di daerah,” ucapnya.
Menurut Ayep, tantangan sosial yang dihadapi Kota Sukabumi tidak bisa ditunda penanganannya karena menyangkut masa depan generasi mendatang. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, untuk terlibat aktif dalam pembangunan sosial.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha, komunitas sosial, dan pemerintah bergerak bersama, dampak yang dihasilkan akan jauh lebih besar dan berkelanjutan,” jelasnya.
Program 12 PAS dijalankan dengan pendekatan kolaboratif, menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendorong partisipasi berbagai pihak agar program sosial berjalan konsisten dan tepat sasaran.
Pemerintah Kota Sukabumi berharap, melalui sinergi lintas sektor, persoalan sosial dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan demi mewujudkan Kota Sukabumi yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
Reporter: Aris
Redaktut: Rsd

