ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kota Sukabumi meluncurkan program pelatihan vokasi terintegrasi sebagai langkah nyata menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Sebanyak 50 peserta angkatan pertama resmi mengikuti pelatihan kerja hasil kolaborasi Pemkot Sukabumi, Politeknik Sukabumi, dan dunia industri.

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyebut program ini sebagai solusi langsung bagi warga agar siap bekerja sesuai kebutuhan industri.

“Kami tidak ingin warga hanya mencari kerja, tetapi siap bekerja dan berdaya saing. Program ini memberi keterampilan teknis sekaligus bahasa, sehingga lulusan punya nilai tambah di industri. Inilah solusi nyata untuk menekan pengangguran dan kemiskinan di Kota Sukabumi,” kata Ayep Zaki, Jumat (6/2/2026).

Pelatihan berlangsung maksimal tiga bulan di Politeknik Sukabumi dengan sistem diklat ganda. Peserta dibekali keahlian teknis seperti CAD & CAM, Sheet Metal, Welding, Menjahit, Tata Boga, hingga General Assistant. Selain itu, mereka juga mendapat pelatihan Bahasa Mandarin.

Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya investasi industri asal Tiongkok di Indonesia. Penguasaan Bahasa Mandarin dinilai penting agar lulusan bisa berkomunikasi langsung dengan manajemen dan ekspatriat, sekaligus membuka peluang posisi kerja lebih strategis dengan standar upah lebih tinggi.

Ayep Zaki menambahkan, biaya pelatihan tetap dibuat terjangkau tanpa mengurangi kualitas. “Dengan biaya yang ringan, masyarakat mendapatkan pelatihan berkualitas dan kepastian penempatan kerja. Ini sejalan dengan visi kami untuk menciptakan SDM Sukabumi yang produktif dan sejahtera,” ujarnya.

Pihak Politeknik Sukabumi, Nanda Perdana, menjelaskan kurikulum pelatihan disusun sesuai kebutuhan riil perusahaan mitra.

“Peserta tidak hanya dilatih secara teori, tetapi juga praktik intensif sesuai standar industri. Setelah lulus, mereka langsung disalurkan ke perusahaan mitra di Jabodetabek,” jelas Nanda.

Tingginya minat masyarakat terhadap program ini menjadi sinyal positif keberhasilan kolaborasi lintas sektor. Pemkot Sukabumi menargetkan program serupa akan diperluas guna mempercepat penurunan pengangguran dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di Sukabumi.

Reporter: Aris
Redaktur: Rsd