ARAHBICARA.COM – Awal tahun 2026, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi mencatat harga bahan kebutuhan pokok (Bapok) relatif stabil. Pemantauan pada 2 Januari menunjukkan sebagian besar komoditas tidak mengalami lonjakan berarti. Namun, daging sapi kualitas satu tetap menjadi komoditas dengan harga paling tinggi.

Dua hari kemudian, pada 5 Januari, kondisi pasar masih terkendali. Beras premium dan daging sapi kembali menjadi sorotan karena harganya lebih tinggi dibanding komoditas lain.

Perbandingan Harga 2 dan 5 Januari 2026
– Beras Medium: Rp13.000/kg (2 Jan) → Rp13.000/kg (5 Jan)
– Beras Premium bermerk: Rp15.000/kg (2 Jan) → Rp15.000/kg (5 Jan)
– Gula Pasir: Rp16.000/kg (2 Jan) → Rp17.000/kg (5 Jan)
– Minyak Goreng Curah: Rp15.000/kg (2 Jan) → Rp15.000/kg (5 Jan)
– Minyakita: Rp16.000/liter (2 Jan) → Rp16.000/liter (5 Jan)
– Tepung Terigu Segitiga Biru: Rp11.000/kg (2 Jan) → Rp12.000/kg (5 Jan)
– Kedelai Impor: Rp14.000/kg (2 Jan) → Rp14.000/kg (5 Jan)
– Daging Sapi Kualitas 1: Rp140.000/kg (2 Jan) → Rp140.000/kg (5 Jan)
– Daging Ayam Broiler: Rp38.000/kg (2 Jan) → Rp38.000/kg (5 Jan)
– Telur Ayam Broiler: Rp28.000/kg (2 Jan) → Rp28.000/kg (5 Jan)
– Cabai Merah Besar: Rp60.000/kg (2 Jan) → Rp60.000/kg (5 Jan)
– Cabai Rawit Hijau: Rp55.000/kg (2 Jan) → Rp55.000/kg (5 Jan)
– Bawang Merah: Rp40.000/kg (2 Jan) → Rp40.000/kg (5 Jan)
– Bawang Putih Honan: Rp38.000/kg (2 Jan) → Rp38.000/kg (5 Jan)
– Ikan Kembung Segar: Rp35.000/kg (2 Jan) → Rp35.000/kg (5 Jan)
– Susu Kental Manis Frisian Flag (370 gr): Rp14.000/kaleng (2 Jan) → Rp14.000/kaleng (5 Jan)
– Kacang Tanah: Rp28.000/kg (2 Jan) → Rp32.000/kg (5 Jan)
– Kentang: Rp16.000/kg (2 Jan) → Rp16.000/kg (5 Jan)
– Mi Instan Rasa Kari Ayam: Rp3.000/bungkus (2 Jan) → Rp3.000/bungkus (5 Jan)

Kepala Bidang Sarana Distribusi dan Stabilisasi Harga Bapok Disdagin Kabupaten Sukabumi, H. Usep Setiawan, S.Pd.I., MM, menyampaikan bahwa pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan pasokan tetap lancar.

“Awal tahun ini harga bapok relatif aman. Kami berkoordinasi dengan distributor agar masyarakat tidak terbebani, terutama pada komoditas beras dan daging sapi,” jelas Usep.

Meski harga sebagian besar komoditas tidak berubah, beberapa bahan pokok seperti gula pasir, tepung terigu, dan kacang tanah mengalami kenaikan tipis. Sementara beras premium dan daging sapi masih menjadi komoditas dengan harga paling tinggi.

Disdagin menilai komoditas tersebut berpotensi memicu inflasi daerah bila terjadi lonjakan lebih lanjut, sehingga pemantauan akan terus dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga di pasar.

(Rsd)