ARAHBICARA.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi melakukan survei lokasi pemasangan panel bambu di kawasan Wisata Cinumpang, Kecamatan Kadudampit, sebagai langkah awal pengembangan destinasi wisata berbasis kearifan lokal dan keberlanjutan lingkungan.

Survei dilakukan bersama masyarakat sekitar, Camat Kadudampit, serta para perajin Bambu Juara Muaradua. Rencana pemasangan panel bambu ini diharapkan dapat menjadi elemen estetika sekaligus pendukung fasilitas wisata di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menjelaskan bahwa penggunaan bambu merupakan bagian dari upaya menghadirkan konsep wisata yang ramah lingkungan dan memiliki nilai budaya.

“Kami ingin memastikan setiap pengembangan infrastruktur wisata tetap memperhatikan kearifan lokal. Bambu adalah material yang kuat, alami, dan memiliki nilai estetika tinggi. Dengan melibatkan para perajin lokal, kami juga berharap dapat mendorong ekonomi masyarakat,” ujar Ali Iskandar, Selasa (2/12/2025).

Ali Iskandar menambahkan bahwa Wisata Cinumpang memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan karena menawarkan panorama alam yang asri dan atraksi wisata berbasis alam.

“Langkah kecil seperti pemasangan panel bambu ini adalah bagian dari rencana besar untuk menjadikan Cinumpang sebagai destinasi yang lebih indah, aman, dan berkelanjutan. Kami ingin wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik tanpa merusak lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi berkomitmen melanjutkan berbagai program pengembangan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat lokal di sejumlah destinasi wisata. Kolaborasi lintas sektor disebut menjadi kunci keberhasilan pengembangan pariwisata daerah.

Reporter: Jowel.
Redaktur: Rsd.