ARAHBICARA.COM – Kementrian Pertanian Republik Indonesia melalui Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian ( PVTPP ) Leli Nuryati, mengungkapkan, saat ini Kabupaten Sukabumi berhasil mencapai target Perluasan Areal Tanam ( PAT ) padi Gogo hingga 100 persen.

Hal itu diungkapkannya saat melaksanakan kegiatan penanaman padi Gogo bersama Kelompok Tani ( Poktan ) Barokah di Blok Cikuray, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat ( 22/11/2024 ).

“Alhamdulilah target sudah mencapai 1000 persen. Jika hari ini kita menanam 40 hektar, target akan melebihi dari 1000 persen. Artinya perhari ini sudah 9000 hektar penanaman padi Gogo di Kabupaten Sukabumi, ” Terang Leli.

Diakui Leli, keberhasilan mencapai target itu tentunya berkat terjalinnya sinergitas dan kolaborasi dengan semua pihak, dari jajaran pertanian, TNI – Polri dan steakholder terkait yang selalu berkoordinasi dalam mengawal program pembangunan pertanian.

“Kami berharap kegiatan penanaman ini dapat dijadikan motivasi oleh desa desa lainnya untuk segera menanam padi Gogo di lahan lahan kering yang belum ditanami, ” Tandasnya.

Sementara, penanaman padi gogo di Kabupaten Sukabumi memiliki target 924 hektar. Namun hingga saat ini, penanamannya sudah melebih target bahkan hingga 1000 persen. Untuk benih padi yang digunakan adalah benih Ciherang, benih bantuan langsung dari Kementerian Pertanian.

Kepala Bidang Sarana Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Deni Ruslan mengungkapkan, di Kabupaten Sukabumi penanaman pagi Gogo per tahun bisa mencapai 20 hektar. ” Kabupaten Sukabumi adalah penyangga utama kekuatan pangan di Jawa Barat, ” ujarnya.

Lanjut, kata Deni, pertanaman padi Gogo di Kabupaten Sukabumi dalam setahun bisa mencapai 18.000 hingga 20.000 hektar. Hingga saat ini penanaman padi Gogo diwilayahnya sudah mencapai 9700 hertar. Hal itu dikatakan Deni karena terdukung oleh potensi lahan kering yang ada di Kabupaten Sukabumi sangat luas.

Redaktur: Yandi Candra