ARAHBICARA.COM – Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau sejak 4 September 2026 kemarin terdeteksi mencapai sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan menjaga kesehatan keluarga.
Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menyampaikan bahwa perhatian khusus perlu diberikan kepada kelompok rentan.
“Anak-anak, lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya harus lebih diperhatikan. Lindungi diri dengan masker, kurangi aktivitas di luar rumah, serta jaga kebersihan makanan dan air,” katanya. Selasa (8/9/2026).
– Gunakan masker saat berada di luar rumah.
– Lindungi mata dengan kacamata pelindung.
– Kurangi aktivitas di luar rumah, tutup pintu, jendela, dan ventilasi.
– Lindungi sumber air serta tutup makanan dari paparan abu.
– Hati-hati berkendara karena jarak pandang bisa berkurang.
– Basahi abu sebelum disapu agar tidak beterbangan.
– Segera cari pertolongan jika mengalami sesak napas, batuk berat, nyeri dada, atau iritasi mata.
DP3A menekankan agar masyarakat hanya mengikuti informasi dari sumber resmi dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.
“Yang terpenting jangan panik, jangan mudah percaya informasi yang tidak jelas. Jaga diri, jaga keluarga, jaga Sukabumi,” tambah Kepala DP3A.
(Rsd)
