ARAHBICARA.COM – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum refleksi diri sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun ketahanan pangan.

Menurut Gatot, pergantian tahun Hijriah bukan hanya acara seremonial, melainkan waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, termasuk menjaga ketersediaan pangan.

“Momentum 1 Muharram ini mengajarkan kita tentang hijrah menuju kebaikan. Dalam konteks ketahanan pangan, artinya bagaimana kita bersama-sama menciptakan sistem pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan,” katanya.

Ia menilai, nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang terkandung dalam peringatan Tahun Baru Islam harus menjadi dasar pembangunan sektor pangan di daerah.

“Ketahanan pangan tidak bisa dibangun sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, petani, pelaku usaha, dan masyarakat agar kebutuhan pangan tetap terpenuhi,” ujarnya.

Gatot juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola dan memanfaatkan pangan, serta mengurangi pemborosan sebagai bagian dari menjaga keseimbangan ketersediaan pangan.

“Melalui semangat 1 Muharram, mari kita perkuat komitmen untuk tidak hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga meningkatkan kualitas konsumsi dan kesejahteraan petani,” tuturnya.

DKP berharap, di tahun baru Hijriah ini, Kabupaten Sukabumi semakin mampu mewujudkan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd