ARAHBICARA.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi melalui bidang GTK bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Cikole mengadakan kegiatan Diseminasi Matematika GEMBIRA khusus Fase A. Acara berlangsung pada Jumat, (26/6/2026) di SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi.
Program GEMBIRA sendiri merupakan singkatan dari Gali dan Eksplorasi, Muat konten, Buat aktivitas, Ikuti pemikiran murid, Rayakan, dan Akhiri dengan apresiasi. Tujuannya adalah membuat pembelajaran matematika lebih menyenangkan, kontekstual, dan partisipatif.
Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Novian Restiadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk mendukung guru dalam mengembangkan metode belajar yang lebih ramah bagi siswa.
“Matematika sering dianggap sulit. Melalui GEMBIRA, kami ingin guru bisa menghadirkan suasana belajar yang lebih ringan dan mudah dipahami anak-anak,” ujar Novian.
Ia menambahkan, pembelajaran yang menyenangkan akan membantu siswa lebih aktif. “Guru tidak hanya memberi materi, tapi juga mengajak anak untuk berpikir, mencoba, dan merayakan hasil belajar mereka,” kata Novian.
Kegiatan diseminasi diisi dengan berbagai sesi, mulai dari pemaparan konsep GEMBIRA, praktik langsung membuat aktivitas, hingga diskusi kelompok. Guru-guru peserta diberi kesempatan untuk mencoba cara baru dalam mengajar matematika, seperti permainan sederhana, eksperimen angka, dan aktivitas berbasis cerita.
Seorang guru peserta mengaku terbantu dengan kegiatan ini. “Biasanya anak-anak cepat bosan saat belajar matematika. Dengan metode GEMBIRA, mereka lebih antusias karena ada aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar guru. Mereka saling bertukar ide tentang cara mengajar yang lebih kreatif. Kepala KKG Kecamatan Cikole menuturkan, “Kami berharap guru bisa membawa semangat GEMBIRA ke kelas masing-masing. Dengan begitu, matematika tidak lagi menakutkan bagi siswa.”
Diseminasi Matematika GEMBIRA di Kota Sukabumi diharapkan menjadi contoh bagi sekolah lain. Program ini bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang bagaimana guru dan murid bisa menikmati proses belajar bersama.
(Rsd)
