ARAHBICARA.COM – Upaya meningkatkan literasi digital sekaligus menumbuhkan budaya membaca terus digelar lewat kegiatan bertema Cerdas Literasi Digital di Gedung Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi, Sabtu (6/6/2026).
Acara ini diinisiasi Relawan Literasi Masyarakat (Relima) yang ditugaskan Perpustakaan Nasional RI. Kegiatan berlangsung berkat kolaborasi Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi, Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian, Komunitas Sukabumi Read Aloud, Komunitas Ngobrol Manfaat, serta dukungan Wardah Kosmetik sebagai sponsor.
Sebanyak 80 anak TK dan SD bersama 35 orang tua ikut serta. Mereka mendapat pemahaman tentang penggunaan teknologi digital secara bijak sekaligus penguatan budaya literasi keluarga.
Subkoordinator Peningkatan Gemar Membaca, Dedi Mulyadi, menegaskan pentingnya pendampingan orang tua.
“Orang tua perlu hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak, termasuk dalam penggunaan teknologi digital. Selain mengawasi penggunaan gadget, orang tua juga perlu membiasakan membacakan buku kepada anak-anak. Itu cara efektif menumbuhkan kegemaran membaca sejak dini,” kata Dedi.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi, Dadang Rustandi, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Relawan Literasi Masyarakat, Komunitas Sukabumi Read Aloud, dan Komunitas Ngobrol Manfaat yang menginisiasi kegiatan ini. Terima kasih juga kepada Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian yang mendukung dengan menghadirkan narasumber,” ucapnya.
Ia berharap kolaborasi lintas sektor terus berlanjut. “Semoga kegiatan seperti hari ini tidak berhenti, dan bisa bersinergi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah,” tambahnya.
Selain edukasi digital, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas literasi interaktif yang difasilitasi relawan dan komunitas. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, aman, dan produktif, sekaligus menumbuhkan budaya membaca sebagai fondasi membangun generasi berpengetahuan dan berkarakter.
(Rsd)

