ARAHBICARA.COM – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 menjadi ajakan bagi masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan kemandirian, termasuk dalam menjaga pangan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, mengatakan Harkitnas bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga saat yang tepat membangun semangat baru menghadapi tantangan masa kini.
“Hari Kebangkitan Nasional momentum untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Menurut dr. Gatot, pangan adalah pondasi penting bagi kedaulatan bangsa. Karena itu, masyarakat perlu memanfaatkan potensi lokal agar tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga mandiri dalam memenuhi kebutuhan.
“Ketahanan pangan dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar. Kita harus mampu mengolah potensi lokal,” jelasnya.
Ia menambahkan, perubahan iklim, harga yang tidak stabil, dan kondisi ekonomi global membuat kesadaran pangan semakin penting.
“Kita harus bangkit bersama menjaga ketersediaan pangan, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan pola konsumsi yang sehat, beragam, bergizi, seimbang, dan aman,” kata dr. Gatot.
Dalam momentum Harkitnas ke-118, DKP Sukabumi mendorong program edukasi pangan, pemanfaatan pekarangan, hingga penguatan cadangan pangan masyarakat.
“Bangkitnya bangsa dimulai dari masyarakat yang sehat dan pangan yang kuat. Mari jadikan semangat Harkitnas sebagai motivasi untuk menjaga kedaulatan pangan demi masa depan generasi mendatang,” tutupnya.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

