ARAHBICARA.COM – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap maraknya penipuan dan pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen kerja, terutama menjelang musim kelulusan sekolah dan Idul Adha 2026.

Sigit menyampaikan, banyak oknum memanfaatkan situasi meningkatnya jumlah lulusan baru dengan menawarkan lowongan palsu yang menjanjikan gaji besar dan proses cepat.

“Kami mengimbau para pencari kerja agar berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan yang tidak jelas sumbernya. Pastikan melamar melalui jalur resmi dan mengikuti prosedur yang benar,” ujar Sigit, Sabtu (9/5/2026).

Ia menekankan bahwa proses rekrutmen resmi tidak pernah meminta biaya apa pun dari pelamar. “Kalau ada yang meminta uang dengan alasan administrasi, jaminan masuk kerja, atau biaya penempatan, masyarakat harus curiga. Rekrutmen resmi tidak seperti itu,” katanya.

Disnakertrans juga mendorong masyarakat memanfaatkan layanan resmi pemerintah, seperti platform SIAPKerja, untuk mencari informasi lowongan. Selain itu, warga diminta segera melapor kepada aparat berwenang jika menemukan dugaan pungli atau penipuan berkedok penerimaan kerja.

“Jangan sampai masyarakat menjadi korban karena tergiur janji manis. Verifikasi dulu informasi lowongan kerja sebelum melamar,” tandasnya.

Himbauan Disnakertrans Kabupaten Sukabumi:
1. Cari pekerjaan melalui akun resmi SIAPKerja.
2. Laporkan indikasi pungli atau penipuan kepada aparat berwenang.
3. Jangan mudah tergiur tawaran kerja yang tidak jelas.

Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd