ARAHBICARA.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi resmi meluncurkan aplikasi SIGAP (Sistem Informasi Tanggap Darurat Kabupaten Sukabumi), Senin (4/5/2026). Aplikasi ini dibuat untuk mempercepat laporan bencana sekaligus memastikan data lebih akurat.

Kepala Pelaksana BPBD Sukabumi, Eki Radiana Rizki, mengatakan SIGAP hadir sebagai solusi atas kendala lambatnya informasi di lapangan.
“Dengan SIGAP, laporan bencana bisa masuk langsung, cepat, dan real-time. Ini membantu kami menentukan langkah penanganan yang lebih tepat,” ucap Eki.

Aplikasi SIGAP bisa diakses melalui sigap-bpbd.sukabumikab.go.id. Masyarakat dapat melaporkan kejadian bencana lengkap dengan titik lokasi. Laporan itu akan memudahkan petugas melakukan verifikasi dan bergerak cepat.

SIGAP juga dilengkapi fitur peta digital, pembaruan kondisi secara real-time, dan notifikasi cepat. Semua pihak terkait bisa menerima informasi dalam satu sistem.

“Selama ini tantangan terbesar adalah kecepatan dan keakuratan data. Dengan SIGAP, setiap laporan bisa segera ditindaklanjuti tanpa hambatan,” jelas Eki.

Ia menambahkan, keberhasilan aplikasi ini bergantung pada partisipasi masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi ini. Kecepatan informasi bisa menyelamatkan banyak hal, bahkan nyawa,” katanya.

BPBD menilai transformasi digital di sektor kebencanaan sudah menjadi kebutuhan. Dengan potensi bencana yang tinggi di Sukabumi, sistem yang responsif dan terintegrasi menjadi kunci utama.
“Dengan SIGAP, kita ingin membangun respon bencana yang lebih tanggap, tepat, dan terkoordinasi,” tutup Eki.

 

Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd