ARAHBICARA.COM – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, menyampaikan pesan khusus dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Ia menilai momentum ini bukan sekadar seremonial, melainkan refleksi penting untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Menurut Gatot, pendidikan tidak hanya mencetak generasi cerdas secara akademik, tetapi juga harus menanamkan kesadaran tentang ketahanan pangan sebagai fondasi kehidupan.
“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan makanan, tetapi juga menyangkut kualitas generasi masa depan. Pendidikan harus mampu menanamkan pemahaman sejak dini tentang pentingnya konsumsi pangan bergizi, pola hidup sehat, dan kemandirian pangan,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Ia menambahkan, integrasi antara pendidikan dan ketahanan pangan menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi tangguh. Gatot mendorong sekolah-sekolah untuk mengimplementasikan program edukasi pangan, mulai dari pemanfaatan lahan sekolah untuk pertanian sederhana hingga pengenalan diversifikasi pangan lokal.
“Melalui edukasi yang tepat, anak-anak kita bisa lebih menghargai sumber pangan lokal dan tidak bergantung pada satu jenis komoditas saja. Ini bagian dari membangun kedaulatan pangan dari tingkat paling dasar,” tambahnya.
Dalam peringatan Hardiknas 2026 ini, Gatot juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya dunia pendidikan, untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.
“Dengan sinergi yang kuat, kita tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga generasi yang mandiri, sehat, dan siap menghadapi tantangan global,” pungkasnya.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

