ARAHBICARA.COM – Kabupaten Sukabumi terus berupaya mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi operator KLA sebagai ujung tombak pelaporan dan penguatan program di lapangan, Minggu (19/4/2026).
Kegiatan ini diikuti perwakilan perangkat daerah dan sejumlah stakeholder. Para peserta tampak aktif berdiskusi mengenai strategi memperkuat indikator KLA.
Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, H. Agus Sanusi, menyampaikan bahwa operator KLA memiliki peran penting dalam menjaga kualitas data dan pelaksanaan program perlindungan anak.
“Operator KLA punya peran strategis memastikan seluruh indikator terpenuhi. Melalui bimtek ini, kami ingin meningkatkan kapasitas mereka, baik dari sisi pemahaman maupun teknis pelaporan,” ujar Agus.
Agus menambahkan, predikat Nindya yang telah diraih tidak bisa dipertahankan tanpa kerja sama lintas sektor.
“Mempertahankan predikat Nindya bukan hal mudah. Dibutuhkan komitmen bersama, sinergi antar perangkat daerah, serta dukungan masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa KLA bukan hanya soal penilaian administratif, melainkan wujud nyata hadirnya negara dalam menjamin hak anak.
“KLA adalah bagaimana kita menciptakan lingkungan aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak. Jadi bukan hanya soal nilai, tapi implementasi nyata di lapangan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, DP3A optimistis bisa memperkuat fondasi program perlindungan anak sekaligus menjaga bahkan meningkatkan capaian KLA di masa mendatang.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

