ARAHBICARA.COM – Penguatan birokrasi di Kabupaten Sukabumi terus bergulir dengan arah yang semakin luas. Tak lagi sekadar penataan struktur, pelantikan 93 aparatur sipil negara (ASN) di Aula Sekretariat Daerah, Rabu (1/4/2026), menjadi titik tekan perubahan menuju kinerja pemerintahan yang lebih menyentuh aspek kehidupan masyarakat.
Di tengah dorongan percepatan kinerja lintas sektor, perhatian juga datang dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB).
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, menilai bahwa penguatan birokrasi harus berdampak langsung pada pembangunan kualitas keluarga.
Menurutnya, ASN memiliki peran strategis bukan hanya sebagai pelayan administratif, tetapi juga sebagai ujung tombak dalam membangun ketahanan sosial masyarakat.
“Birokrasi yang kuat harus mampu menyentuh aspek paling dasar, yaitu keluarga. Dari keluarga yang berkualitas, akan lahir masyarakat yang kuat,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Eka menegaskan, sektor pengendalian penduduk dan keluarga berencana membutuhkan ASN yang tidak hanya disiplin, tetapi juga memiliki kepedulian sosial tinggi. Sebab, program-program yang dijalankan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.
“ASN di DPPKB harus mampu hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi, pendampingan, hingga solusi. Tidak bisa hanya bekerja di balik meja,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan humanis dalam menjalankan tugas birokrasi. Menurutnya, keberhasilan program keluarga berencana sangat bergantung pada kemampuan ASN dalam membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat.
“Pendekatan harus persuasif, komunikatif, dan berbasis kebutuhan. Di sinilah kualitas SDM ASN benar-benar diuji,” jelasnya.
Lebih jauh, Eka mendorong agar ASN mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi dalam mendukung program-program DPPKB.
Inovasi layanan, kata dia, menjadi kunci untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif.
Pelantikan puluhan ASN ini pun dinilai sebagai momentum penting untuk memperkuat peran birokrasi dalam pembangunan manusia, bukan hanya pembangunan fisik semata.
“Kalau birokrasi kuat dan bekerja dengan hati, maka dampaknya akan terasa langsung di masyarakat, terutama dalam menciptakan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas,” tandasnya.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

