ARAHBICARA.COM – Aksi bersih pantai di kawasan Palabuhanratu, Rabu (18/2/2026), menghadirkan suasana berbeda. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, bersama Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Anita, ikut turun langsung memunguti sampah di pesisir.
Keduanya bergabung dengan ratusan peserta dari unsur TNI, Polri, perangkat daerah, pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum. Mereka menyisir sejumlah titik pantai untuk mengumpulkan sampah plastik dan limbah yang berpotensi mencemari laut.
Masykur Alawi mengatakan persoalan sampah bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat.
“Pantai yang kotor berpotensi menjadi sumber penyakit. Sampah plastik dan limbah bisa mencemari air, berdampak pada biota laut, dan akhirnya kembali ke manusia melalui rantai makanan. Ini soal kesehatan publik,” ujarnya.
Ia menambahkan, menjaga kebersihan pesisir merupakan langkah pencegahan yang lebih efektif dibanding mengobati dampak penyakit akibat lingkungan tercemar.
Sementara itu, Sekdis DPKP Kabupaten Sukabumi, Anita, menuturkan keterlibatan Damkar dalam aksi non-kebakaran seperti ini adalah bagian dari pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Kami tidak hanya hadir saat terjadi kebakaran atau evakuasi darurat. Kegiatan seperti ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan dan kenyamanan lingkungan,” ungkapnya.
Aksi bersih pantai kali ini menyasar beberapa titik strategis di kawasan pesisir Palabuhanratu. Selain meningkatkan kesadaran bersama, kegiatan ini juga menjadi simbol bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab lintas sektor.
Kolaborasi dua dinas dengan latar belakang berbeda, kesehatan dan penyelamatan, memberi pesan penting: laut yang bersih bukan hanya indah dipandang, tetapi juga sehat dan aman bagi semua.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

