ARAHBICARA.COM – BAZNAS Kabupaten Sukabumi melalui program BAZNAS Peduli Disabilitas melaksanakan kegiatan pengukuran kaki palsu bagi penyandang disabilitas, Kamis (12/2/2026). Program ini menjadi wujud nyata pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Unang Sudarma, menyampaikan bahwa zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga melalui program pemberdayaan.
“Zakat yang dipercayakan kepada BAZNAS harus mampu menghadirkan solusi dan harapan baru. Melalui program peduli disabilitas ini, kami ingin membantu saudara-saudara kita agar lebih mandiri dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Pengukuran dilakukan oleh tim teknis bersama relawan dengan mendata serta menyesuaikan kebutuhan masing-masing penerima manfaat. Tahapan ini menjadi langkah awal sebelum pembuatan dan pemasangan kaki palsu.
Para peserta tampak antusias mengikuti proses pengukuran yang berlangsung dengan pendampingan intensif. Menurut Unang, program ini penting karena masih banyak penyandang disabilitas yang membutuhkan alat bantu untuk menunjang mobilitas dan meningkatkan kualitas hidup.
Dengan dukungan zakat dari para muzaki, BAZNAS berkomitmen memperluas jangkauan bantuan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar penyalurannya tepat sasaran dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat,” tambah Unang.
Melalui kolaborasi dan kepedulian bersama, BAZNAS optimistis zakat dapat menjadi instrumen strategis dalam membangun kemandirian dan menghadirkan keadilan sosial di Kabupaten Sukabumi.
Reporter: Aris
Redaktur: Rsd

