ARAHBICARA.COM – Kabupaten Sukabumi mencatat prestasi di sektor pertanian. Pada 2025, produksi pangan utama seperti padi dan jagung melampaui target yang ditetapkan. Capaian ini menempatkan Sukabumi di peringkat dua nasional dalam swasembada pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi, Dr. Gatot Sugiharto, menyebut keberhasilan tersebut lahir dari kerja sama banyak pihak, mulai dari petani, penyuluh, hingga dukungan kebijakan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, produksi padi dan jagung di Kabupaten Sukabumi pada 2025 menunjukkan tren yang sangat positif. Capaian ini tidak lepas dari peran petani sebagai ujung tombak, serta pendampingan intensif dari para penyuluh pertanian,” ujar Gatot, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, peningkatan produksi pangan menjadi bukti ketahanan pangan daerah semakin kuat. Selain memenuhi kebutuhan lokal, hasil panen juga ikut menjaga stabilitas pangan di tingkat regional dan nasional.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan, tetapi juga keberlanjutan dan kesejahteraan petani. Pemerintah daerah terus berkomitmen memperkuat sektor hulu hingga hilir agar petani semakin berdaya dan sejahtera,” tambahnya.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sukabumi diharapkan menjadi salah satu penopang utama swasembada pangan nasional, sekaligus contoh keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat tani.

Gatot menuturkan, DKP akan terus mendorong inovasi, pemanfaatan teknologi pertanian, serta penguatan cadangan pangan daerah sebagai langkah menghadapi tantangan perubahan iklim dan dinamika global.

Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd