ARAHBICARA.COM – Persoalan infrastruktur dan bantuan sosial kembali mencuat dalam kegiatan reses Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Feri Sri Astrina, S.E., M.M., di Jalan Pelabuhan I, Kecamatan Lembursitu,

Warga dari Kelurahan Cipanengah dan Cikundul menyampaikan keluhan soal jalan rusak di sejumlah titik yang dianggap membahayakan pengguna jalan. Selain itu, banjir yang kerap muncul saat hujan deras juga menjadi perhatian utama.

Tak hanya infrastruktur, penyaluran bantuan sosial (bansos) dan Program Keluarga Harapan (PKH) ikut disorot. Sejumlah warga menilai bantuan belum tepat sasaran. “Ada warga mampu yang menerima, sementara yang benar-benar membutuhkan justru tidak kebagian,” ungkap salah seorang warga.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Feri Sri Astrina, mengatakan reses menjadi kesempatan bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung suara masyarakat.

“Aspirasi masyarakat ini akan kami catat dan perjuangkan melalui mekanisme di DPRD. Infrastruktur jalan, penanganan banjir, serta evaluasi penyaluran bansos harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” katanya, Rabu (4/2/2026).

Ia menambahkan, hasil reses akan disampaikan kepada perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti. Menurutnya, keterlibatan masyarakat penting agar kebijakan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Reses tersebut dihadiri tokoh masyarakat, ketua RT dan RW, serta warga setempat. Dialog berlangsung interaktif, dengan warga menyampaikan aspirasi secara langsung.

Melalui kegiatan ini, DPRD Kota Sukabumi berharap fungsi pengawasan dan representasi semakin kuat, sehingga pembangunan dan program sosial bisa berjalan adil serta merata.

Reporter: Aris
Redaktur: Rsd