ARAHBICARA.COM – Peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) pada Rabu (4/2/2026) menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan komitmen kebangsaan. Satu abad perjalanan NU dipandang sebagai jejak panjang pengabdian untuk umat dan bangsa.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri, menyampaikan bahwa usia seabad NU menunjukkan keteguhan dalam menjaga ajaran Islam yang ramah dan moderat.
“NU telah membuktikan diri sebagai penjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah yang meneduhkan. Satu abad pengabdian ini adalah teladan bagaimana agama dan kebangsaan berjalan beriringan,” ujar Herdi, Rabu (4/2/2026).
Herdi menilai semangat NU yang merawat tradisi, menghormati ulama, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat, termasuk aparatur pemerintah.
“Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, nilai-nilai yang diwariskan para kiai dan ulama NU menjadi penuntun agar kita tetap istiqamah dalam kebaikan, menjaga ukhuwah, dan menebar kemaslahatan,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Sukabumi menjadikan Harlah 1 Abad NU sebagai momentum memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, dan menjaga harmoni sosial.
“Semoga NU senantiasa menjadi cahaya peradaban, menjaga Islam rahmatan lil ‘alamin, serta menuntun generasi penerus menuju masa depan yang penuh keberkahan,” tambahnya.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

