ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kota Sukabumi menggelar pertemuan dengan para pelaku usaha dan wajib pajak untuk memperkuat tata kelola perizinan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi daerah. Kegiatan berlangsung di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Jumat (23/1/2026).
Pertemuan dipimpin langsung Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki bersama Wakil Wali Kota Bobby Maulana. Sekitar 30 pengusaha lintas sektor hadir dalam forum tersebut.
“Pajak daerah adalah tulang punggung pembangunan. Ketika pengusaha tertib izin dan patuh pajak, pemerintah memiliki ruang fiskal yang kuat untuk meningkatkan pelayanan publik,” kata Ayep Zaki.
Ia mengajak pelaku usaha memperbarui izin usaha, melaksanakan kewajiban pajak sesuai aturan, serta beralih ke sistem pembayaran non-tunai yang lebih transparan. Menurutnya, optimalisasi pendapatan daerah akan berdampak langsung pada penanganan pengangguran, kemiskinan ekstrem, hingga percepatan pembangunan infrastruktur dasar.
“Kami ingin membangun Kota Sukabumi yang tertib, maju, dan berdaya saing. Itu hanya bisa tercapai jika pemerintah dan dunia usaha berjalan seiring,” ujar Ayep.
Wakil Wali Kota Bobby Maulana menambahkan, forum dialog ini menjadi sarana penting untuk menyerap aspirasi pengusaha sekaligus memperkuat kepercayaan antara pemerintah dan sektor swasta.
“Kami membuka ruang komunikasi dua arah agar kebijakan yang diambil mendukung iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan,” ucap Bobby.
Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka. Para pengusaha menyampaikan masukan terkait pelayanan perizinan, sistem perpajakan, serta dukungan pemerintah terhadap pertumbuhan usaha lokal.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Sukabumi berharap terbangun kemitraan strategis yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Reporter: Aris
Redaktur: Rsd

