ARAHBICARA.COM – Bupati Sukabumi menggelar dialog terbuka bersama Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di GOR Pemuda Cisaat, Kamis (22/1/2026).

Dalam forum tersebut, pemerintah daerah mendengarkan langsung aspirasi, masukan, serta persoalan yang dihadapi para tenaga pendidik. Sejumlah isu yang mencuat antara lain kesejahteraan, kepastian kerja, beban tugas, hingga peningkatan kompetensi.

Bupati hadir bersama jajaran kepala perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena, Kepala BKPSDM Ir. Hj. Teja Sumirat, dan Kepala Bapperida Ir. Toha Wildan Athoilah.

Deden Sumpena menyampaikan bahwa keberadaan GTK PPPK Paruh Waktu berperan besar dalam menjaga layanan pendidikan di Sukabumi. Menurutnya, masukan yang muncul dari dialog akan menjadi bahan evaluasi kebijakan, khususnya terkait kesejahteraan dan pengembangan kompetensi.

Sementara itu, Kepala Bapperida Toha Wildan Athoilah menuturkan, setiap aspirasi yang disampaikan akan diintegrasikan dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. “Tujuannya agar kebijakan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan dan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Kepala BKPSDM Teja Sumirat menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen memperbaiki tata kelola kepegawaian bagi PPPK Paruh Waktu. Ia menyebut, forum dialog semacam ini penting agar kebijakan yang dirancang sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi tenaga pendidik.

Dialog berlangsung interaktif. Perwakilan GTK PPPK Paruh Waktu menyampaikan beragam harapan dan kendala, mulai dari kesejahteraan, beban kerja, hingga peluang peningkatan status.

Pemerintah daerah berharap, sinergi antara pemerintah dan tenaga pendidik semakin kuat melalui forum ini, sehingga layanan pendidikan di Kabupaten Sukabumi bisa lebih merata dan berkeadilan.

Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd