ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kota Sukabumi menempatkan penanganan kemiskinan dan pengangguran sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Cikondang dan Citamiang.
Ayep menyebut, dua persoalan tersebut saling berkaitan dan menjadi sumber berbagai masalah sosial di masyarakat. Karena itu, perencanaan pembangunan harus berangkat dari kebutuhan riil warga di tingkat kelurahan.
“Kalau kemiskinan dan pengangguran bisa ditekan, maka persoalan sosial lainnya akan ikut berkurang. Kuncinya ada pada perencanaan yang tepat sasaran dan berpihak pada masyarakat bawah,” kata Ayep Zaki, Senin (15/12/2025).
Ia menilai Musrenbang bukan hanya agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk menyerap aspirasi warga secara langsung. Menurutnya, pembangunan tidak boleh berhenti pada aspek administratif, tetapi harus memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Ayep Zaki juga menyampaikan perhatian Pemkot Sukabumi terhadap kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas. Melalui Program 12 PAS, pemerintah berupaya memastikan seluruh warga mendapat akses yang adil terhadap pelayanan dan peluang ekonomi.
“Pembangunan harus inklusif. Tidak boleh ada warga yang tertinggal, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Negara harus hadir untuk mereka,” katanya.
Selain itu, Pemkot Sukabumi mendorong berbagai solusi ketenagakerjaan, mulai dari penguatan lapangan kerja lokal hingga pembukaan peluang kerja ke luar negeri yang legal dan terukur.
Ayep menilai pentingnya sinergi antara RT, kelurahan, kecamatan, hingga pemerintah kota agar program pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Peran RT sangat penting karena mereka yang paling tahu kondisi warganya. Jika semua bergerak bersama, saya yakin pembangunan Kota Sukabumi akan lebih adil dan tepat sasaran,” tutupnya.
Musrenbang Kelurahan Cikondang dan Citamiang diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan Kota Sukabumi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan seluruh masyarakat.
Reporter: Aris. L.
Redaktur: Rsd.

