ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kota Sukabumi meluncurkan Gerakan Posyandu Aktif 2025 bertema “Bergerak Nyata, Sehatkan Sesama” di Gedung Juang, Kamis (4/12/2025).
Acara dibuka oleh Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, didampingi Bunda Posyandu Ranty Rachmatilah, para ketua TP PKK kecamatan–kelurahan, OPD terkait, serta ratusan kader Posyandu.
Dalam sambutannya, Bobby menekankan bahwa Posyandu kini bukan lagi sekadar tempat layanan dasar kesehatan, tetapi telah berkembang menjadi lembaga kemasyarakatan yang melayani seluruh siklus kehidupan, sesuai standar 6 SPM Kesehatan.
“Posyandu hari ini sudah bertransformasi. Para kader tidak hanya menimbang balita, tetapi juga menjadi garda depan edukasi keluarga, pemantauan tumbuh kembang, hingga penguatan perilaku hidup sehat,” ujar Bobby.
Ia mengapresiasi kerja nyata para kader yang dinilai berkontribusi besar menurunkan angka stunting di Kota Sukabumi.
“Berkat kerja keras para kader, tren stunting terus menurun. Tahun ini, kita menargetkan prevalensi stunting turun di bawah 10 persen. Target ini bukan sekadar angka, tetapi komitmen untuk memastikan anak-anak Sukabumi tumbuh sehat dan cerdas,” tambahnya.
Kota Sukabumi sebelumnya berhasil meraih penghargaan penanganan stunting terbaik tingkat Provinsi Jawa Barat. Selain itu, kota ini juga masuk 9 besar nasional IGA Award, sebuah capaian yang menurut Bobby menunjukkan kuatnya inovasi pelayanan publik di tingkat kelurahan.
Dalam rangkaian acara, dilakukan wisuda kader Posyandu serta penyerahan penghargaan bagi kader berprestasi. Momen ini menjadi bentuk pengakuan pemerintah terhadap dedikasi dan kerja lapangan para kader yang selama ini menjadi ujung tombak pembangunan kesehatan masyarakat.
“Kader Posyandu adalah pahlawan kesehatan di lingkungan kita. Pemerintah akan terus memperkuat pelatihan, fasilitas, dan dukungan agar layanan Posyandu semakin berkualitas dan menjangkau semua warga,” tegas Bobby.
Gerakan Posyandu Aktif 2025 diharapkan menjadi penggerak kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat layanan kesehatan dasar sekaligus mempercepat penurunan stunting di Kota Sukabumi.
Reporter: Aris. L.
Redaktur: Rsd.

