ARAHBICARA.COM – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan peran perempuan melalui Program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2025. Hal tersebut disampaikan setelah Kabupaten Sukabumi mengikuti penilaian P2WKSS yang digelar secara virtual pada Selasa (02/12/2025).

Agus Sanusi menjelaskan bahwa DP3A sebagai leading sector terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah serta menggandeng stakeholder melalui pendekatan pentahelix, yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.

“Kami memastikan bahwa P2WKSS tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi sarana untuk mendorong pemberdayaan perempuan secara konkret, khususnya di wilayah lokus. Perempuan harus hadir sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek,” ujar Agus Sanusi, Selasa (2/12/2025).

Ia juga menambahkan bahwa proses seleksi dan pendampingan terhadap lokasi P2WKSS dilakukan secara ketat sejak 2024, termasuk memastikan kesiapan sarana, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan kualitas keluarga.

Menurutnya, terpilihnya Kampung Ciburial dan Cikarang sebagai lokus P2WKSS merupakan langkah strategis karena wilayah tersebut memiliki potensi sosial, ekonomi, serta peluang pengembangan pariwisata dan ketahanan pangan.

“Dengan berbagai potensi yang dimiliki, kami optimistis Kabupaten Sukabumi mampu memperoleh hasil terbaik. Lebih dari itu, yang terpenting adalah manfaat nyata bagi masyarakat, terutama perempuan dan keluarga,” imbuhnya.

Agus Sanusi menegaskan bahwa DP3A akan terus melakukan pendampingan intensif agar program P2WKSS memberikan dampak berkelanjutan dan mampu menjadi model pemberdayaan perempuan di tingkat desa.

Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd.