ARAHBICARA.COM – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menghadiri Forum Perencanaan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Barat yang digelar di Aula Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Senin (24/11/2025).
Dalam sambutannya, Boby menyoroti persoalan mendasar yang masih dihadapi Kota Sukabumi, yaitu keterbatasan lahan dan tingginya kepadatan penduduk. Kondisi tersebut membuat kebutuhan hunian layak terus meningkat, sementara backlog perumahan kini tercatat lebih dari 11 ribu unit.
Ia menegaskan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam merumuskan strategi pembangunan permukiman yang lebih terarah, terutama untuk wilayah Jawa Barat yang terus berkembang.
Wakil Wali Kota juga menilai dukungan program dari pemerintah pusat dan provinsi sangat krusial, mulai dari intervensi Rutilahu, pengembangan kawasan permukiman baru, hingga kebijakan pro-investasi yang telah berjalan di Kota Sukabumi. Menurutnya, langkah bersama ini akan mempercepat pembangunan perumahan rakyat dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam wawancara usai acara, Boby mengungkapkan optimisme bahwa Sukabumi berpeluang memperoleh 200 unit bantuan Rutilahu pada 2026, sekaligus membuka kemungkinan penambahan program serupa pada tahun-tahun berikutnya.
“Kami mendorong kerja sama yang lebih kuat antarlevel pemerintahan. Dengan sinergi yang baik, percepatan pembangunan perumahan rakyat bukan hanya target, tetapi kebutuhan mendesak bagi warga Sukabumi,” tegas Boby Maulana.
Reporter: Aris. L.
Redaktur: Rsd.

