ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam menurunkan angka stunting melalui pendekatan konvergensi lintas sektor. Upaya ini kembali ditegaskan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penurunan Aksi Konvergensi Percepatan Pencegahan Stunting Tahun 2025, yang digelar oleh Bidang Perencanaan Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan yang menghadirkan Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Ir. Toha Wildan Athoilah, sebagai narasumber tersebut menekankan pentingnya koordinasi menyeluruh antarperangkat daerah dalam memastikan berbagai program penanganan stunting berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Percepatan penurunan stunting tidak hanya bergantung pada satu sektor saja, tetapi membutuhkan sinergi berbagai pihak seperti bidang kesehatan, pendidikan, sanitasi, pemberdayaan masyarakat, serta dukungan pemerintah desa,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).
Ia juga menegaskan bahwa pendekatan konvergensi menjadi kunci utama karena mampu mengintegrasikan intervensi spesifik dan sensitif secara lebih terarah melalui perencanaan yang matang serta penguatan monitoring dan evaluasi di setiap tingkatan.
“Bimtek ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas para pemangku kebijakan dan pelaksana program di lapangan,” jelasnya.
Masih kata dis, sehingga setiap aksi penanggulangan stunting dapat memberikan dampak yang lebih optimal. “Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan penurunan angka stunting dapat terus dipercepat menuju target nasional,” pungkasnya
Reporter: Jowel.
Redaktur: Rsd.

